Terror Annabelle, Tak Sehorror Prekuelnya

“Before The Conjuring, There Was Annabelle!”

Ini slogan di balik boneka misterius bernama Annabelle yang menjadi cover film horor yang baru saja tayang di bioskop Tanah Air ini. The Conjuring jelas menjadi satu ikon promosi yang paling menjual demi menarik banyak perhatian penonton. Bagi pecinta film horor, The Conjuring memang sudah tidak asing lagi. Film yang dirilis tahun 2013 ini sukses menarik banyak perhatian pecinta film dengan adegan-adegan menyeramkan sepanjang film yang mampu membuat penonton berteriak ketakutan sepanjang film. Tak heran, dengan hanya menghabiskan budget produksi sebesar 20 juta USD, The Conjuring sukses menggapai penghasilan total worldwide sebesar 137,4 juta USD. Hingga saat ini, The Conjuring masih bertengger di top 5 film Horor Supernatural dengan penghasilan terbanyak sepanjang masa versi Boxofficemojo.com. Mendulang sukses besar, sekuel kedua film ini pun akan dirilis tahun 2015 nanti. Annabelle bisa jadi suatu ‘pemanasan’ sebelum keluarnya sekuel kedua. Lalu apa hubungannya dengan Annabelle?

Dalam film The Conjuring tersebut, boneka vintage perempuan bergaun baju pengantin berwarna putih ini memang sempat muncul dan menjadi salah satu frenchise The Conjuring yang merupakan satu dari sekian banyak koleksi milik paranormal Ed Warren bersama istrinya dan disimpan dalam satu lemari. Kemunculan boneka perempuan dengan ekspresi menyeramkan ini ternyata mencuri perhatian penonton walau hanya disorot sebentar saja. Inilah alasan pembuatan film Annabelle. Jadi Annabelle sepertinya disiapkan untuk melanjutkan teror menyeramkan layaknya The Conjuring.

Film ini dimulai dengan kehidupan harmonis sepasang suami-istri, Mia dan John Gordon yang tengah menanti kelahiran anak pertamanya. Mia Gordon merupakan kolektor boneka yang senang mengumpulkan boneka-boneka langka dan unik. Hingga suatu hari, John memberikan hadiah boneka vintage bernama Annabelle kepada istrinya dan tentu saja disambut dengan gembira oleh Mia yang memang sudah lama menginginkan jenis boneka tersebut. Keluarga baru ini memiliki tetangga bernama Higgins dan istrinya yang juga memiliki anak perempuan namun telah lama meninggalkan keduanya karena mengikuti salah satu sekte sesat. Sehingga suatu malam, Mia yang tengah hamil tua terbangun dari tidurnya karena mendengar teriakan dari rumah Higgins, tak disangka malam itu menjadi malam naas bagi pasangan muda tersebut.

Putri Higgins bersama pacarnya yang menjadi pemuja setan menyerang Mia yang tengah hamil besar dan suaminya. Mia sempat tak berdaya setelah perutnya ditusuk berkali-kali secara brutal. Untungnya polisi datang dan berhasil membunuh si Pria penyerang. Sementara itu Putri Higgins yang sebelumnya telah membunuh kedua orangtuanya ini bunuh diri dengan menggorok lehernya di dalam kamar sambil memeluk boneka Annabelle milik Mia. Sehingga boneka Annabelle berlumuran darah. Di sinilah teror Annabelle dimulai.

Sempat trauma, Mia akhirnya berusaha melupakan kejadian naas di malam tersebut dan kembali mempersiapkan kelahiran bayinya. Mia pun meminta suaminya agar membersihkan seluruh isi rumahnya dan tak ketinggalan meminta John untuk membuang boneka Annabelle tersebut. Berbagai teror pun mulai menghantui Mia yang sering sendirian ditinggal bekerja oleh John. Mulai dari mesin jahit yang tiba-tiba menyala, gangguan sinyal televisi hingga kompor gas tiba-tiba meledak dan hampir membakar Mia hidup-hidup karena terjebak di dalam kamarnya. Namun lagi-lagi Mia bisa selamat hingga akhirnya melahirkan seorang putri bernama Leah.

Pasca kelahiran Leah, Mia dan John akhirnya berpindah tempat tinggal karena sudah trauma dengan rumah sebelumnya. Namun teror tak pernah berhenti. Ketika Mia mengemasi barang miliknya dari rumah sebelumnya, boneka Annabelle ikut serta dalam salah satu boksnya. John sangat terkejut dan ingin segera membuangnya. Anehnya Mia melarangnya dan mencoba tak mempercayai teror selama ini berasal dari boneka tersebut. Di sinilah adegan-adegan menakutkan terjadi.

Di tengah keterpurukannya dengan sejumlah teror yang tak pernah berhenti membayanginya, Mia berkenalan dengan wanita tua bernama Evelyn yang memiliki toko buku di kompleks apartemennya. Walau Mia awalnya tak ingin berbagi cerita tentang apa yang sedang ditakutkannya, akhirnya Evelyn mampu membuatnya berbicara dengan mengatakan bahwa Ia pernah mengalami hal yang sama. Hubungan keduanya pun berlangsung akrab.

Sementara itu Annabelle semakin intens meneror Mia dan anaknya, Leah. Arwah iblis dalam boneka Annabelle semakin kuat dan kini mengincar nyawa Leah. Berbagai kejadian menakutkan seperti sesosok anak kecil berbaju putih yang tiba-tiba berlari menghampiri Mia dan tiba-tiba berubah menjadi sosok putri Higgins yang lehernya berdarah-darah menghiasi adegan-adegan menakutkan sepanjang film. Atau adegan di mana makhluk hitam menyeramkan mengejar Mia yang tengah menyimpan sesuatu ke gudang di atas apartemen. Adegan semakin menyeramkan tatkala lift yang hendak ditumpanginya tak bergerak dan selalu terbuka di tempat yang sama di mana makhluk menyeramkan itu berada. Puncaknya, Leah hilang dari tempat tidurnya saat Mia bersama Evelyn tengah makan malam di rumah Mia dan kamarnya dipenuhi tulisan berwarna darah ‘I Want Her Soul’. Tangisan histeris Mia pun tak terelakkan dan beberapa kali Mia dikelabui oleh Hantu Annabelle dengan mengubah boneka-bonekanya menjadi sosok Leah. Lalu di manakah Leah? Apa hubungannya dengan Evelyn? Bagaimana teror ini berakhir?

Film berdurasi 98 menit ini memang tidak lebih menakutkan dibandingkan dengan The Conjuring, bahkan jauh di bawah. Apalagi di 30 menit pertama, penonton disuguhi adegan-adegan membosankan dengan hanya menampilkan boneka Annabelle. Entah ingin menunjukkan ekspresi Annabelle yang menyeramkan, namun dengan durasi yang agak intens sorotan boneka Annabelle tersebut jadi terlihat biasa dan tidak menegangkan.

Terlepas dari itu, adegan serangan pemuja setan di malam naas tersebut menurut saya menjadi scene paling menegangkan, klimaks dan terlalu brutal. Jadi jangan sampai ditonton oleh anak-anak atau anda yang tidak kuat dengan tayangan sedemikian. Namun bagi pecinta horor terlebih penggemar The Conjuring pasti telah menunggu lama peluncuran film ini. Jadi waktu weekend kali ini bisa jadi diisi dengan Annabelle dan siap-siap berteriak!

Sumber : Kompasiana

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s